Konsolidasi Server – Virtualisasi Server

Konsolidasi server adalah sebuah proses dalam melakukan sentralisasi beban kerja komputasi untuk mengurangi biaya, kompleksitas,  jalur komunikasi, manajemen biaya dan untuk mengoptimalisasi dan simplikasi infrastruktur IT yang sedang berjalan dan untuk menghasilkan solusi investasi dan implementasi. Lebih detail lagi konsolidasi server bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya komputer dengan salah satu caranya yaitu mengurangi jumlah server. Dengan konsolidasi server maka semua fungsi yang sebelumnya ditangani oleh beberapa server yang berbeda akan ditangani oleh sebuah server dengan kapasitas yang lebih besar.Namun dalam pengimplementasian konsolidasi server ini membutuhkan konfigurasi yang kompleks sehingga cukup menyulitkan bagi yang baru memulai menerapkannya. Salah satu solusi dalam mengatasinya adalah menggunakan virtualisasi server karena mudah untuk diimplementasikan. Dengan penerapan virtualisasi server, maka semua server yang ada ditransormasikan menjadi server-server virtual yang semuanya berjalan di atas sebuah server fisik dengan kapasitas yang besar. Konsolidasi server mengatasi masalah perusahaan dalam biaya operasional. Dimana masalah dalam biaya operasional itu terdiri dari:

  • Biaya maintenance perangkat keras yang besar karena jumlah server dan storage lebih banyak,
  • Biaya pembelian perangkat keras yang besar karena permintaan sumber daya selalu meningkat,
  • Biaya lisensi perangkat lunak yang tinggi karena jumlah server yang berlebih,
  • Manajemen jaringan, keamanan, dan konfigurasi yang lebih rumit.

Dalam berbagai diskusi dengan para eksekutif IT dan para profesional dalam beberapa tahun belakangan, tema yang berulang muncul adalah keprihatinan  tentang besarnya isu operasional yang mereka hadapi, termasuk server, virtualisasi manajemen, dan peningkatan biaya ruang, dan tenaga kerja. Kombinasi dari hasil ini isu meningkatnya kesulitan untuk mengimplementasikan aplikasi-aplikasi dan layanan baru. Prioritas utama para CIO paling tidak hanya untuk menurunkan biaya keseluruhan, tetapi untuk melakukan investasi lebih baik secara keseluruhan.

Istilah virtualisasi ini diciptakan pada tahun 1960, yang merujuk ke mesin virtual. Pembuatan dan pengelolaan dari mesin virtual disebut platform atau virtualisasi server. Sistem virtualisasi adalah arsitektur yang dapat memisahkan sistem operasi dari sumber daya platfom yang dibawahnya. Biasanya, mesin virtual berjalan pada mesin fisik tunggal, jumlahnya itu dibatasi kemampuan host hardware seperti core number, daya CPU, dan sumber daya RAM.

Kelebihan Konsolidasi Server:

  1. Efisiensi sumber daya dan manajemen server
  2. Mengurangi kompleksitas jaringan
  3. Dukungan terhadap legacy application
  4. Keamanan
  5. Uji Lingkungan Produksi

Kekurangan Konsolidasi Server:

  1. Redudansi daya listrik
  2. Backup
  3. High Traffic
  4. Performance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: