Kapan Indonesiaku memiliki ‘Single ID’ untuk semua warga negaranya ?

Dalam mengelola dan menentukan kebijakan dalam proses pembangunan Negeri yang gemah ripah ini tentunya dibutuhkan data pendukung yang akurat sehingga kebijakan, anggaran dan proses pengawasan dapat berjalan sesuai dengan harapan.  Sebagai contoh adalah banyak instansi terkait yang sangat membutuhkan data  jumlah penduduk, jumlah wajib pajak, jumlah penduduk usia produktif, jumlah lansia, jumlah pemilih  dan lain sebagaianya.

KTP

KTP sebagai salau satu Id yang dapat digunakan sebagai dasar perhitungan ternyata sudah tidak ampuh lagi karena tidak sedikit warga negara yang memiliki KTP dobel, akibatnya seluruh data yang berhubungan dengan KTP dan turunannya tidak dapat dianggap benar. Lantas bagaimana agar tidak dengan mudah KTP digandakan ? 

Single ID

Dari sudut pandang teknologi tidaklah sulit dalam menerapkan Single ID ini, seperti halnya yang sekarang berlangsung di Kantor Imigrasi dalam hal pembuatan passport, sekarang kita dapat membuat passort dimana saja secara online sehingga data yang sudah pernah masuk ke dalam komputer tidak dapat masuk untuk kedua kalinya. Data yang disimpan sehubungan dengan passport No KTP, Nama, Tgl Lahir, Alamat, Bentuk Wajah, Hidung, Mata dll.

Apa yang kita lihat di kantor Imigrasi dapat dikatakan sebagai cikal bakal Single ID di negara ini, namun karena biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan perangkat teknologi tersebut masih terbilang mahal mungkin akan menjadi hambatan buat negeri ini untuk menerapkan hal tersebut di seluruh penjuru tanah air, belum lagi keterbatasan supply listrik di daerah-daerah tertentu yg belum stabil akan mempengaruhi usia dari perangkat teknologi yang digunakan.

Smart Card

Mungkin salah satu yang cukup murah dan handal dapat digunakan adalah penggunaan SmartCard sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga di dalamnya dapat menyimpan informasi dasar dari setiap penduduk negeri ini sehingga kebutuhan biaya lebih ke arah penyediaan infrastruktur dan server untuk menyimpan semua data tersebut.

Jika SingleID sudah digunakan di negeri ini, maka selain akan mempermudah proses administrasi (pengurusan Passprot, Sekolah, Pajak, Bank dll) yang tentunya akan berdampak positif bagi penyelenggara negeri ini karena data kependudukan akan lebih benar dan akurat. Semoga mimpi ini segera menjadi kenyataan …….

One Response to Kapan Indonesiaku memiliki ‘Single ID’ untuk semua warga negaranya ?

  1. agismaniax says:

    saya rasa bukan masalah biaya, tapi masalah kemauan para birokrat utk merelakan “jatah” bulanan mereka agar dijadikan sebuah sistem yang terintegrasi dan transparan.
    sepertinya harus 2 generasi pemimpin hilang dari negeri ini agar indonesia bisa menjadi negara yang bersih dari praktek2 korupsi.

    habib rizieq for the president !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: